Tentang Kami

Institut Kesenian Jakarta

Seni selalu ada dalam hidup kita, di ruang budaya tradisi maupun di ruang budaya urban di kota besar. Seni telah menjadi kebutuhan utama hidup kita sehari hari. Lingkungan hidup urban, diciptakan oleh seniman dan desainer dari berbagai disiplin.

Dalam usia 40 tahun, IKJ telah mengukir sejarah sebagai Perguruan Tinggi Seni pertama yang mempunyai semua bidang studi seni dalam satu kampus. Sejak awal, Gubernur Ali Sadikin yang merupakan penggagas utama berdirinya Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta – Institut Kesenian Jakarta (LPKJ – IKJ) dan Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki (PKJ – TIM) melihat bahwa metropolitan internasional seperti Jakarta akan menjadi tempat yang kering dan miskin budaya bila tidak ada kehidupan dan pendidikan seni.

Sejak didirikan pada tahun 1970, IKJ telah berperan melahirkan seniman, desainer, pemusik, sineas dan berbagai tenaga profesional seni yang menghidupkan kegiatan budaya, kegiatan sosial dan kegiatan industri di Jakarta. Selain menghasilkan lulusan yang berperan aktif dalam kehidupan seni dan budaya kota, IKJ juga menghasilkan tenaga profesional penggerak perkembangan Industri Kreatif Indonesia dan industri lain yang berbasis kesenian.

Sejarah Kami

1970 - Sekarang

--

IKJ merupakan pengembangan dari Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ) yang didirikan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin tahun 1970 di bawah Yayasan PKJ. Pada tahun 1985, LPKJ diberi nama baru, Institut Kesenian Jakarta atau IKJ yang hingga kini telah berusia 40 tahun. Perjalanan IKJ selama 40 tahun telah mengalami perkembangan dan pertumbuhan baik di bidang akademik maupun pada berbagai kegiatan kesenian, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Secara akademik, IKJ telah mampu menjadi pelopor perkembangan seni dan industri seni bersama perguruan tinggi seni lain di Indonesia serta manca negara. IKJ telah lama menjadi pusat pemikiran, perkembangan dan pertumbuhan seni tradisi dan seni kontemporer di Indonesia.

Hingga saat ini, IKJ yang berada dalam naungan resmi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan segera mengamalkan Tridharma Perguruan Tinggi secara penuh pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Di kampus ini, para pemuda juga akan ditempa dan dididik dalam berkesenian untuk menyongsong masa depan mereka, serta untuk menentukan masa depan kesenian di Indonesia.

Visi

Institut Kesenian Jakarta adalah perguruan tinggi kesenian yang memusatkan perhatian pada seni urban dan industri budaya dengan pendekatan inter- dan multidisiplin antara berbagai bidang ilmu dan seni.

Misi

  • (1) Mendidik calon seniman, pengelola kesenian, dan pengkaji seni profesional dalam berbagai bidang seni.
  • (2) Mengembangkan diri sebagai pusat penciptaan dan penelitian kesenian.
  • (3) Melakukan kegiatan kesenian sebagai bentuk pengabdian kepada ​masyarakat.

Struktur Organisasi
Rektorat IKJ

Dr. Seno GumiraAjidarma, S.Sn., M.Hum.

Rektor Institut Kesenian Jakarta

Dr. Seno Gumira Ajidarma, S.Sn., M.Hum. menamatkan studi S1 di Institut Kesenian Jakarta pada tahun 1994, S2 Filsafat di Universitas Indonesia pada tahun 2001, dan memperoleh gelar Doktor (Sastra) dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia pada tahun 2005. Beliau aktif mengajar di Fakultas Film dan Televisi dan Sekolah Pasca Sarjana Institut Kesenian Jakarta, ISI Surakarta, dan Universitas Indonesia.

Selain mengajar, beliau juga menjadi pembicara dalam beberapa kegiatan seminar dan diskusi di dalam maupun luar negeri, serta jurnalis Harian Merdeka, Majalah Jakarta- Jakarta, Majalah Zaman, dan berita harian online PanaJournal. Beliau pernah menerima Penghargaan Sastra Anugerah Seni dari Pemerintah RI pada tahun 2013.

Agni Ariatama, M.Sn.

Wakil Rektor I – Bidang Akademik

Agni Ariatama, M.Sn. meraih gelar Sarjana Seni di Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta pada tahun 2002, dan menamatkan studi S2 di ISI Surakarta pada tahun 2007. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Dekan I – Fakultas Film dan Televisi (2006 – 2008) dan sampai saat ini masih aktif mengajar di IKJ. Beliau juga menjadi anggota Komite Film Dewan Kesenian Jakarta.

Fotografer kenamaan ini juga aktif di beberapa kegiatan seminar dan workshop sinematografi dan fotografi sebagai narasumber. Beliau terlibat sebagai videographer, pengarah fotografi, penata kamera dalam beberapa produksi video musik, film, dan iklan di dalam maupun luar negeri.

Boedhatmaka Darsono

Wakil Rektor II – Bidang Administrasi Umum dan Keuangan

Boedhatmaka Darsono menamatkan studi S1 dan S2 di Institut Kesenian Jakarta. Selain sebagai Desainer Grafis, beliau aktif mengajar di Fakultas Seni Rupa IKJ dan Jurusan Desain Komunikasi Visual, Multimedia, Desain Busana, dan Periklanan Interstudi Jakarta hingga saat ini.

Beliau juga menjadi juri di berbagai lomba logo yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional, Departemen Pendidikan Nasional, Kementerian Pemberdayaan Daerah Tertinggal, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebagai desainer grafis, beliau terlibat dalam kegiatan pembuatan logo lembaga atau perusahaan swasta seperti penggarapan sign system Sea World Ancol, desain majalah, buku, t-shirt, promosi perusahaan, media seminar, pameran, serta iklan media cetak.

Robinsar Hamonangan Simanjuntak, M.Sn.

Wakil Rektor III – Bidang Kemahasiswaan

Robinsar Hamonangan Simanjuntak, M.Sn. menamatkan studi S1 pada tahun 1997 dan S2 pada tahun 2011 di Institut Kesenian Jakarta. Beliau aktif sebagai dosen di Program Studi Teater Fakultas Seni Pertunjukan IKJ dan menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IKJ hingga tahun 2020. Sebelumnya, beliau pernah menjadi Ketua Jurusan Teater Fakultas Seni Pertunjukan.

Beliau juga terlibat dalam kegiatan penjurian di Pekan Seni Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2011 di Makassar dan 2012 di Mataram. Hingga saat ini, beliau memberikan pelatihan materi seni peran dan teater di beberapa perusahaan swasta di Jakarta.

Suzen HR. Tobing, S.Sn., M.Hum.

Wakil Rektor IV – Bidang Kerja Sama

Suzen HR. Tobing, S.Sn., M.Hum. menamatkan S1 di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta pada tahun 1998 dan S2 di Fakultas Humaniora Universitas Gajah Mada pada tahun 2001. Beliau aktif mengajar di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta dan menjadi anggota Lembaga Sensor Film Indonesia hingga saat ini. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Televisi dan Ketua Program Studi Televisi di Fakultas Film dan Televisi IKJ.

Hingga saat ini, beliau menekuni dunia penyiaran dan jurnalisme di televisi. Salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu menjadi konsultan Kementerian Komunikasi Sosial Timor Leste tahun 2016.

Marselli Sumarno, M.Sn.

Kepala Pusat Penelitian

Marselli Sumarno, M.Sn. menyelesaikan studi S1 di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta pada tahun 1993 dan S2 di ISI Surakarta pada tahun 2006. Saat ini, beliau sedang menyelesaikan studi S3 di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara dan mengajar di Fakultas Film dan Televisi IKJ, ISI Surakarta, dan STIKOM Interstudi Jakarta.

Beliau juga menekuni profesi sebagai wartawan Kompas, kontributor pengamat film dan TV, penulis The Jakarta Post, dan menjadi koresponden majalah film India, Cinemaya, pada tahun 1980 dan buku tahunan International Film Guide (Inggris). Selain itu, beliau menulis sejumlah cerita pendek Kompas dan beberapa skenario film TV.

Esther L. Siagian, M.Sn.

Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat

Esther L. Siagian, M.Sn. menamatkan studi S1 dari Program Studi Etnomusikologi, Universitas Sumatera Utara dan S2 di Sekolah Pasca Sarjana Institut Kesenian Jakarta. Beliau aktif mengajar sebagai dosen Prodi Etnomusikologi. Hingga saat ini, beliau adalah anggota Senat Akademik Institut Kesenian Jakarta dan menjabat sebagai Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat IKJ.

Beliau pernah berkolaborasi dengan peneliti Amerika Serikat dalam menerbitkan rekaman Music of Indonesia Series (Seri Musik Indonesia), kerjasama Smithsonian Institute Amerika Serikat, Ford Foundation, dan Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia (1990-1995). Beliau juga menulis buku bahan ajar dan suplemen multimedia tentang kesenian nusantara di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

SENI RUPA & DESAIN

Arts & Design

Baca Selengkapnya

FILM & TELEVISI

Cinematography & Television

Baca Selengkapnya

SENI PERTUNJUKAN

Performing Arts

Baca Selengkapnya

PASCASARJANA

Master Degree Program

Baca Selengkapnya
Quotes

“Proses kreatif saya adalah pencarian ke masa depan, melalui masa lalu, untuk menemukan hubungan hakiki antara manusia dan alam. Saya menarikan manusia yang telah kehilangan atau tercerabut akar budayanya, dan terlunta-lunta di hutan kontemporer.”

Sardono W. Kusumo

Guru Besar Institut Kesenian Jakarta